logo
  • September 15, 2020
  • Berita
  • Comments Off on BUPATI PERINTAHKAN OPD GENJOT PEKERJAAN

BUPATI PERINTAHKAN OPD GENJOT PEKERJAAN

Cilacap – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2020 akhirnya disetujui bersama antara Bupati Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap. Senin(14/9).

        Pada persetujuan tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Cilacap menyampaikan. Pendapatan Daerah Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran (TA) 2020 berkurang sebanyak Rp. 197.156.125.216,- dari semula Rp. 3.360.259..382.281,- Jumlah pendapatan setelah perubahan tinggal sebesar Rp. 3.163.203..257.065,-

        Terkait rencana belanja juga mengalami kekurangan, dari semula yang dianggarkan sebanyak Rp. 3.552.204.675.002,- setelah perubahan menjadi Rp. 3.418.368.203.122,- atau berkurang Rp. 133.836.471.880,-.

        Dari jumlah tersebut, hasil pembahasan rapat Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap rancangan Perubahan APBD TA 2020 kemudian juga telah disepakati APBD Cilacap TA 2020 mengalami defisit Rp. 255.164.946.057,-.

        Defisit tersebut sendiri ditutup dari anggaran pembiayaan pada penerimaan yang dianggarkan sebesar Rp. 280.866.946.057,- setelah dikurangi pengeluaran sebesar Rp. 255.164.946.057,-.

        Ketua DPRD Kabupatem Cilacap, Taufik Nurhidayat menjelaskan, penetapan Perubahan APBD 2020 ini mengalami penundaan beberapa hari setelah sebelumnya dijadwalkan Kamis (10/9) tidak jadi, karena dokumen belum lengkap.

“ Kemarin belum lengkap semua dokumen, jadi kita belum berani memparipurnakan. Setelah diparipurnakan hari ini, harapannya segera dijalankan dan bisa menjadi putaran ekonomi,” katanya.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamudji mengungkapkan, setelah anggaran perubahan ini ditetapkan, pihaknya akan meminta lepada masing – masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya kegiiatan – kegiatan yang dianggarkan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 tersebut dapat terserap dan di selesaikan tepat waktu, tentunya dengan tetap memperhatikan kualitas atas hasil pelaksanaan pekerjaan.

“ Kami juga akan terus berupata meningkatkan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan di lapangan, dengan mengoptimalkan tugas Inspektorat selaku pengawas internal agar pelaksanaan legiatan menjadi lebih baik, ‘ katanya.(nas)


%d bloggers like this: