Cilacap – Dewan Perwakilan Rakat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap melakukan beberapa kegiatan sosial untuk mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Cilacap. Dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di jalan protokol, fasilitas umum, serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dengan menggunakan dua mobil damkar milik UPT Damkar di Satpol PP Cilacap, melakukan penyemprotan di jalan raya sepanjang Kecamatan Kesugihan, Maos dan Sampang pada Kamis (2/4/2020). Selain jalan protokol, beberapa pasar dan juga Stasiun Maos juga tidak luput di semprot dengan disinfektan.

Ketua DPRD Cilacap Taufik Nurhidayat mengatakan jika penyemprotan ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai Covid 19, khususnya di Cilacap.

“Secara pribadi, para anggota DPRD Cilacap juga sudah bergerak di tengah masyarakat dan upaya pencegahan Covid-19, dan kali ini secara lembaga melakukan penyemprotan disinfektan, memberikan edukasi dengan wawar serta membagikan pamphlet,” katanya.

Wawar atau sosialisasi dilakukan dengan menggunakan mobil yang diberi pengeras suara. Sepanjang jalan di tiga kecamatan tersebut disampaikan edukasi pencegahan penularan Covid-19, diantaranya tidak keluar rumah jika tidak penting, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menjaga kebersihan dan juga kesehatan masing-masing.

“Kami juga akan memberikan makanan tambahan bagi tenaga medis di Puskesmas, yang nantinya menggunakan sumbangan gaji Bulan April dari para anggota Dewan,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini akan dilaksanakan di enam dapil, secara bergantian dengan menyentuh  24 kecamatan yang ada di Cilacap. Penyemprotan akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan.

Sampai Kamis pukul 10 WIB, ada sebanyak 45 orang pasien dalam pengawasan (PDP), dengan diantaranya tiga orang meninggal dunia, 13 orang dinyatakan negatif, dan 32 orang menunggu hasil laboratorium.

Serta sudah ada dua orang positif Covid 19, satu diantaranya balita yang masih dirawat di RSUD Cilacap, dan satu pasien sudah meninggal dunia.