Cilacap – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji serahkan satu Raperda kepada DPRD Kabupaten Cilacap tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cilacap Tahun 2011 – 2031, dalam rapat paripurna yang dihadiri 32 Anggota DPRD Kabupaten Cilacap, Rabu (21/2/2018)

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Ir. H. Adi Saroso, MM. turut hadir Wakil Bupati Syamsul Aulia Rahman, Forkopimda, dan para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Cilacap.

Dalam sambutan penjelasannya, bahwa dalam  ketentuan Pasal 95 Perda Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2011 tentang RTRW Tahun 2011 – 2031 disebutkan, jangka waktu RTRW adalah dua puluh tahun sejak tanggal ditetapkan dan dapat ditinjau kembali satu kali dalam lima tahun. Peninjauan kembali dilakukan apabila terjadi perubahan kebijakan nasional dan strategis yang mempengaruhi ruang kabupaten dan / atau dinamika internal kabupaten, sehingga dengan pertimbangan dimaksud Perda tersebut perlu dilakukan peninjauan kembali.

“Ini dilakukan dalam rangka untuk melihat kesesuaian antara rencana tata ruang dan kebutuhan pembangunan, yang memperhatikan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika internal serta pelaksanaan pemanfaatan ruang.” katanya.

Perkembangan lingkungan strategis eksternal berupa kabijakan pusat dan menyangkut kabupaten Cilacap sebagai kota pusat kegiatan yang harus diakomodir dengan berpedoman Peraturan Presiden  (Perpres) Nomor 3 Tahun 2011 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional, mencakup Proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) yang merupakan pengembanghan kilang yang sudah ada. Dan Perpres Nomor 4 / 2016 tentang Percepatan Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Dinamika internal yang harus diakomodir diantaratanya kebutuhan ruang karena pesanya pembangunan dan investasi yang dilaksanakan masyarakat di berbagai sektor seperti perumahan, industry, perdagangan dan jasa, namun demikian langkah untuk mengakomodir kebutuhan ruang untuk pembangunan harus memperhatikan fungsi dan peran lain kabupaten Cilacap sebagai daerah penghasil pangan serta kondisi alam yang rawan bencana.

Peninjauan kembali pemanfaatan tata ruang wilayah kabupaten Cilacap meliputi ruang daratan, perairan dan udara dan mengacu / menjabarkan RTRW Nasional dan RTRW Jawa Tengah kedalam strategi pemanfaatan ruang wilayah yang meliputi tujuan, kebijakan dan strategi penataan ruang wilayah kabupaten. Rencana struktur ruang wilayah. Rencana Pola ruang wilayah. Penetapan Kawasan strategis. Arahan pemanfaatan ruang wilayah dan Arahan pengendalian ruang wilayah kabupaten.(era)